. . .If You Want something You`ve never had, You Must be Willing To do Something You`ve never done. .
Thursday, 18 June 2020
Kelihatannya Saja
Monday, 15 June 2020
Powerfull Communication
Sunday, 14 June 2020
Ibu Rumah Tangga
Friday, 12 June 2020
Menulis; Caraku Berbicara
Thursday, 11 June 2020
Usaha VS Hasil
“Kak,
aku udah usaha maksimal nih. Tapi kok hasilnya gak sesuai dengan usahaku ya?”
“Katanya
hasil tidak mengkhianati proses, tapi kok aku merasa dikhianati ya?”
Apakah
kalian pernah mengalaminya?
Ahh,
aku yakin tentu saja. Hampir semua orang pernah merasakan hal semacam ini.
Semua orang pernah memiliki perasaan bahwa hasil tengah mengkhinati proses yang
dilakukannya.
Lalu,
apa yang kalian lakukan?
Kecewa?
Sedih? Menyerah? Marah?
Ahh,
kurasa perasaan ini sangat wajar sekali hadir di dalam hati. Bagaimana tidak,
usaha yang telah dilakukan secara maksimal tentu saja diharapkan membuahkan
hasil yang sesuai harapan. Namun, pada kenyataan malah berbeda.
Jika
kamu sedih kemudian menangis maka itu hal yang manusiawi banget. Namun, jika
kamu memilih menyerah, aah kurasa itu bukan pilihan yang tepat. Percayalah,
sepelik apapun kondisi saat ini jangan sampai menyerah menjadi pilihan.
Menyerah bukanlah langkah yang tepat.
Menangislah
jika itu memang membuatmu merasa lebih baik. Mengeluhlah jika dengan itu
uneg-uneg dan segala kecewa hatimu bisa melebur. Tapi sekali lagi, jangan
menyerah. Jika kamu memilih untuk mengibarkan bendera putih, itu artinya kamu
memilih kalah. Dan sebanyak apapun orang menyemangatimu tidak akan berpengaruh
apapun. Makanya jangan menyerah.
Mari
ber positive thinking aja. Jika sampai
saat ini Allah masih menangguhkan segala harapanmu padahal usaha kamu udah
mati-matian banget, keep positive saja. Mungkin saja Allah belum ridho untuk
mengabulkan harapan itu. Atau bisa jadi Allah sedang menyiapkan hadiah yang
lebih besar lagi. Jangan-jangan Allah juga sedang menunggu waktu yang tepat
untuk memberikan hadiah itu kepada kamu. Bisa saja sebentar lagi kan?
Ingat
ya!
Tugas
manusia itu hanya berusaha maksimal.
Urusan
hasil itu hak perogeratif nya Allah. Gak usah risau, gak usah cemas perihal
hasil dari usahamu. Kamu pasti akan mendapatkan apa-apa yang telah kamu
usahakan. Percaya aja deh sama Allah.
Medan, 11 Juni 2020, 22: 10 WIB
Tuesday, 9 June 2020
Wednesday, 27 May 2020
Segera Nikmati
Udah
lama banget aku gak bahas tentang bisnis kan ya? Maafkan yang teman-teman. Kali
ini aku mau ngebahas tentang bisnis deh. Tentang bagaimana cara agar owner
merasa bahagia dalam menjalankan bisnisnya.
Nah, menurut kalian apa sih yang membuat seseorang merasa bahagia dalam bisnis?
“Bisnisnya lancar”
“Profitnya gede”
“Customernya banyak”
Dan masih banyak hal lainnya yang bisa kita jadikan indikator dari seorang owner yang bahagia.
Namun, hal receh yang paling membuat seorang owner itu bahagia adalah menikmati hasil dari bisnisnya. Wah, kalau aku pasti bahagiaaaa deh, pake banget malahan.
Apakah
penting menikmati hasil bisnis? Kan profitku masih kecil banget. Kan bisnisku
belum maju kayak yang lain. Mending uang profit kuputar jadi modal lagi deh
biar bisnisku makin berkembang. Bla bla bla, ada banyak alasan owner bisnis
online yang menolak untuk menikmati hasil bisnisnya.
Nah, bagaimanapun profit bisnis kita entah itu udah besar atau kecil banget. Atau juga yang masih ngerasa incomenya masih standard bahkan jauh di bawah rata-rata. Stop berkecil hati berendah diri dan merasa gak becus. Namanya juga pemula, yaw ajar dong jika incomenya masih dikit. Pelan-pelan income itu akan beranak pinak dengan sendirinya dong.
Walaupun income masih sedikit, para owner kudu dan harus menyegerakan menikmati hasilnya. Harus ada lho alokasi dari income itu untuk owner. Nah lho.
“Lho, kok gitu?”
“Kan income nya masih sedikit?”
“Mending buat tambah modal aja”
Dan masih
banyak celetukan lainnya. Sini coba aku jelasin versi aku.
Kerja keras kita dalam membangun bisnis tentu bukan hal yang mudah. Kadang kita lelah, capek dan ingin menyerah saja. Terlebih lagi melihat income yang masih jauh dari pengharapan. Duh, bisa baper tingkat dewa tuh. Imbang-imbang ditanyain kapan nikah lah, padahal calon belum ada, hadoooh. Kebaperan ini bisa membuat malas atau malah menyerah kan. Kemudian muncul deh pikiran nakal
“Sepertinya bisnis ini tidak cocok
dengan saya”
Jangaaaaaan. Jangan lakukan itu.
Makanya, seorang owner harus segera menikmati hasil kerja kerasnya. Gunakan profit bisnis untuk beli tas baru, jam tangan baru atau tambahan biaya catering pernikahan, eh gimana sih, hehe. Gak usah harus yang mahal-mahal juga, pokoknya nikmati segera deh profit bisnis itu. Jika owner sudah merasakan hasil bisnisnya maka percaya deh, ia akan memiliki semangat yang membara. Ia jadi tahu nikmatnya berbisnis, malahan mungkin ketagihan dan semangat buat kembangin bisnisnya.
Hay para owner di luar sana.
Ada diskon belanja nih. Kapan-kapan belanja bareng ya?
Eh,
habis pandemi saja ya. Hehehe
Medan,
27 Mei 2020, 22: 02
KAU TAK SENDIRI
Tulisan ini saya persembahkan untuk mereka yang tengah merasa sendiri. Pernahkah merasa sendiri? Merasa seolah tak ada orang lai...
-
Judul : Diary Garpu Tala Penulis : Nasrullah Penerbit : KMO Indonesia, 2018 Halaman : ...
-
Tulisan ini saya persembahkan untuk mereka yang tengah merasa sendiri. Pernahkah merasa sendiri? Merasa seolah tak ada orang lai...
-
Judul : Bintang Penulis : Tere Liye Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama Halaman :...





